Bintuni sidikpolis news ~ id.Forapelo (Forum Anak-Anak Asli 7 Suku Peduli Otsus) Teluk Bintuni audiensi dengan Dinas Perpustakaan dan Pengarsipan pada 23/2 2026, memastikan anggaran Otsus (DTI Rp500 juta & DBH Migas Rp7 miliar) yang di kelola oleh Dinas Perpustakaan dan pengarsipan harus benar benar tepat sasaran. Anggota Forapelo, Tobias Mosoimen, menegaskan dana Otsus tersebut harus di peruntukan untuk pendidikan perpustakaan OAP dan lebih khusus, orang asli 7 suku Bintuni pengawalan yang di lakukan forapelo 7 suku Bintuni ini khusus terarah ke pagu angaran dana Otsus tanpa intervensi ke Dana DAK/DAU.
Poin Penting Audiensi:
Fokus Anggaran: Memastikan pagu angaran dana DTI Rp 500.000.000,00 dan pagu angaran Otsus Tambahan DBH Migas Rp 7.000.000.000,00 tersebut benar-benar digunakan untuk pendidikan, perpustakaan bagi OAP dan orang asli 7 suku Bintuni.
Tujuan: Memastikan sasaran tepat kepada Orang Asli Papua (OAP), khususnya 7 suku di Teluk Bintuni.
Anggota Forapelo: Tobias Mosoimen menegaskan bahwa pengawalan ketat hanya pada anggaran Otsus sesuai regulasi yang sudah ada.
Sejak tahun 2025 lalu kita semua tidak mengetahui Otsus karena kita tidak kawal seperti saat yang di lakukan forapelo dalam audiens di tahun 2026 ini untuk kita bisa memastikan besaran Pagu anggaran Otsus di dinas perpustakaan dan pengarsipan tersebut.
Tutup redaksi Tobias Mosoimen















