Bintuni sidikpolis news~id~Berikut 18/2/2026 pebuari adalah rangkuman audiensi Forum Anak-Anak Asli 7 Suku Peduli Otsus (FORAPELO) Kabupaten Teluk Bintuni terkait alokasi dana Otsus tahun 2026:
Waktu dan Agenda:
Audiens berlangsung pada hari Rabu, 18 Februari 2026 di Bintuni, antara FORAPELO 7 Suku Peduli Otsus Kabupaten Teluk Bintuni bersama kepala Dinas Perhubungan dan kedua kepala bidang kelautan darat beserta sekertaris Kabupaten Teluk Bintuni.
Agenda utama adalah membahas alokasi Pagu Anggaran Otsus yang bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) Migas TA 2026.
Rincian Pagu Anggaran Otsus (DBH Migas) 2026:
Total anggaran yang dibahas sebesar Rp 58.000.000.000,00 (58 Miliar), yang dibagi ke dalam dua bidang utama:
Bidang Kelautan/Perhubungan Laut (Rp 47.000.000.000,00): Dialokasikan untuk pembangunan Dermaga Jeti di Distrik Babo.
Bidang Darat (Rp 11.000.000.000,00): Dialokasikan untuk infrastruktur
pemasangan lampu lampu jalan serta infrastruktur lainnya di distrik distrik dan kampung kampung yang merupakan wilayah mayoritas orang asli 7 suku (pemilik tanah adat).
Poin-Poin Penting dan Harapan FORAPELO:
Penyampaian Program: Program ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Darat Dinas Perhubungan.
Harapan Utama: Perwakilan anggota FORAPELO 7 Suku, Tobias Mosoimen, menekankan bahwa dana Otsus TA 2026 harus benar-benar dirasakan dan dinikmati oleh Orang Asli Papua (OAP)
hingga ke tingkat akar rumput.
Transparansi: FORAPELO menuntut agar pengelolaan dana Otsus tidak hanya menjadi “kertas putih” (teori) melainkan harus direalisasikan dalam praktek nyata di lapangan.
Pengawalan Anggaran: FORAPELO mengajak seluruh elemen masyarakat dan organisasi kultur di Teluk Bintuni untuk bersama-sama mengawal dan mengawasi jalannya proyek pembangunan tersebut agar tepat sasaran.
Pembangunan Dermaga Babo ini dinilai sangat penting karena dermaga lama kondisinya rusak parah dan menghambat aktivitas masyarakat.
Redaksi Tobias Mosoimen















