Sidikpolisinews.id TAPAKTUAN – Untuk kedua kalinya, seorang pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terpaksa dievakuasi ke Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Yuliddin Away Tapaktuan. Langkah ini diambil setelah keberadaan pasien tersebut dinilai meresahkan aktivitas warga di sekitar Gampong Pasar, Jumat (2/1/2026).
Proses pengamanan yang berlangsung sekitar pukul 18.00 WIB ini melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Camat Tapaktuan, Murlizar, S.IP, Kasatpol PP Dicky Ikhwan, S.STP beserta regu, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Hendrisal, SE, Kabid P2P Dinkes Syamsidar, serta Keuchik Pasar.
Kronologi Kejadian
Camat Tapaktuan, Murlizar, S.IP, menjelaskan bahwa tindakan ini merupakan tindak lanjut dari laporan Keuchik Gampong Pasar terkait perilaku pasien yang mulai membahayakan dan mengganggu ketertiban umum.
”Berdasarkan laporan warga, ODGJ tersebut mengasah benda tajam, membuang hajat di sembarang tempat, hingga merobek pakaiannya sendiri di depan publik. Hal ini tentu menimbulkan keresahan dan pemandangan yang tidak nyaman,” ujar Murlizar saat dimintai keterangan oleh media.
Merespons laporan tersebut, pihak kecamatan segera berkoordinasi dengan Satpol PP, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan pihak rumah sakit untuk melakukan pendampingan dan evakuasi ulang.
Sempat Melarikan Diri
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ini merupakan kali kedua pasien tersebut diantar ke rumah sakit. Sebelumnya, pasien sudah sempat mendapatkan penanganan di Unit Pelayanan Intensif Psikiatri (UPIP) BLUD YA. Namun, menurut keterangan dari pihak perawat, pasien berhasil melarikan diri saat sedang mengikuti kegiatan senam sehat di lingkungan UPIP.
Petugas akhirnya menemukan kembali pasien tersebut di depan Indomaret, Jalan Merdeka, Tapaktuan, pada pukul 17.45 WIB, sebelum akhirnya dibawa kembali ke RSUD Yuliddin Away untuk perawatan intensif.
Imbauan Pencarian Identitas
Hingga saat ini, identitas pasti pasien ODGJ tersebut belum diketahui secara detail. Pihak berwenang mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat yang mengenali atau mengetahui identitas keluarga pasien agar segera melapor.
”Bagi siapa saja yang mengenali pasien ini, mohon kesediaannya untuk menghubungi pihak rumah sakit atau tempat pasien diinapkan di UPIP BLUD YA,” pungkas Camat Murlizar.
Saat ini, pasien telah resmi kembali menempati ruang perawatan di UPIP BLUD Yuliddin Away guna mendapatkan penanganan medis dan sosial lebih lanjut
Pewarta: udinjazz















