Sidikpollisinews.id Bontang, Kalimantan Timur — Menyusul sorotan publik serta pemberitaan terkait lemahnya sistem deteksi narkotika di Pelabuhan Lok Tuan, Kota Bontang, Dewan Pimpinan Provinsi Elang Tiga Hambalang Kalimantan Timur (ETH Kaltim) menyatakan keprihatinan atas potensi celah peredaran narkoba di wilayah tersebut. Informasi ini juga diperkuat oleh permintaan dan laporan masyarakat, salah satunya dari akun Kulkul Khan yang meminta ETH Kaltim mengambil langkah pemantauan.
Ketua DPP ETH Kaltim, Andi Ansong, menyampaikan bahwa jalur laut merupakan salah satu titik rawan infiltrasi barang haram, sehingga diperlukan perhatian dan pengawasan berlapis.
“ETH Kaltim menilai Pelabuhan Lok Tuan sebagai kawasan yang harus mendapat perhatian serius. Kami telah menurunkan arahan untuk pembentukan TIMSUS guna melakukan pemantauan dan investigasi langsung di lapangan,” tegas Andi Ansong, Sabtu (27/12/2025).
Langkah tersebut ditempuh sebagai respon atas minimnya sistem deteksi narkoba di pelabuhan, sebagaimana disoroti oleh BNN Kota Bontang melalui hasil pemeriksaan dan aktivitas tes acak terhadap penumpang kapal.
ETH Kaltim memastikan TIMSUS akan menjalankan tugas sesuai koridor hukum dan dalam koordinasi dengan pihak berwenang, termasuk BNN, Polri, dan otoritas pelabuhan.
“Kami siap bersinergi dengan BNN Bontang dan aparat terkait. Fungsi kontrol masyarakat sipil harus hadir sebagai bagian dari upaya pencegahan, bukan menunggu dampak terjadi,” tambahnya.
ETH Kaltim juga menegaskan bahwa peredaran narkoba merupakan ancaman nyata bagi generasi muda dan keamanan daerah, sehingga pemantauan berkelanjutan diperlukan guna menutup celah distribusi melalui jalur laut, darat maupun udara.
Hasil pemantauan dan investigasi akan dirangkum dalam laporan resmi untuk disampaikan kepada instansi terkait sebagai bahan tindak lanjut pencegahan dan penindakan.
Tentang ETH Kaltim
Elang Tiga Hambalang Kalimantan Timur (ETH Kaltim) adalah lembaga pemantau yang menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan pemerintahan, instansi, institusi, serta pihak sipil dan swasta, termasuk isu pemberantasan narkotika dan penyelamatan generasi muda.*Arm*















