Berita  

IKNR Gelar Maulid Nabi SAW: Momentum Perkuat Persatuan Warga Nagan Raya di Aceh Barat

oppo_0

Sidikpolisinews.id MEULABOH – Ikatan Keluarga Nagan Raya (IKNR) sukses menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H / 2025 M di Meulaboh, Aceh Barat, pada Minggu (23/11/2025). Mengusung tema besar untuk mempererat tali persaudaraan, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan persatuan sesama warga Nagan Raya yang berdomisili di Aceh Barat.

Acara Maulid Nabi tersebut dipusatkan di Sekretariat IKNR yang berlokasi di Jalan Meuriyam, Desa Lapang, dekat SMA 4 Wira Bangsa, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.

Kegiatan keagamaan yang penuh khidmat ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting IKNR, di antaranya:

Pembina IKNR: H.T. Alaidinsyah (H. Tito), H.T. Alamsyah, Abu Teuku Akmal An-Niganie.

Ketua IKNR: Teuku Putra Azmisyah, SE Ketua Panitia Maulid: Drs. H. T. Wahyuddin Yusuf Santuni 88 Anak Yatim Selain sebagai ajang silaturahmi, puncak acara maulid ini diisi dengan kegiatan mulia, yaitu penyantunan 88 anak yatim. Aksi sosial ini menunjukkan komitmen IKNR dalam menebar kebaikan dan kepedulian sosial, sejalan dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Ketua IKNR, Teuku Putra Azmisyah, SE, dalam sambutannya menekankan pentingnya persatuan. “Melalui momentum Maulid Nabi SAW ini, mari kita tingkatkan persatuan sesama warga Nagan Raya. Perbedaan bukan alasan untuk berpecah, tetapi justru modal untuk saling menguatkan dalam ikatan kekeluargaan IKNR,” ujarnya.

Senada dengan itu, Drs. H. T. Wahyuddin Yusuf selaku Ketua Panitia Maulid menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh anggota dan donatur. “Alhamdulillah, acara ini berjalan lancar dan sukses. Santunan kepada 88 anak yatim merupakan wujud nyata kepedulian kita. Semoga berkah Maulid Nabi senantiasa melimpahi kita semua,” tutupnya.

Peringatan Maulid Nabi ini ditutup dengan tausiah agama dan doa bersama oleh Abu Teuku Akmal An-Niganie, menegaskan kembali semangat kebersamaan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW di tengah-tengah perantauan warga Nagan Raya di Aceh Barat, dengan motto Ta meusahoe sahoe lam rantoe, ta meujroeh jroeh sabee keudroe droe, disertai harapan agar kegiatan ini dapat terus berlangsung setiap tahunnya.

Pewarta: udinjazz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *