Berita  

Pemkab Aceh Jaya Bergerak Cepat Tangani Banjir di Tiga Kecamatan

Sidikpolisinews.id Calang, Aceh Jaya – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Jaya melalui Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya bergerak cepat menindaklanjuti musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah sejak Selasa (4/11) dini hari. Banjir ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur sejak Senin malam, menyebabkan meluapnya beberapa sungai hingga menggenangi pemukiman warga di tiga kecamatan.

​Dampak dan Lokasi Banjir
​Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBK Aceh Jaya, banjir terjadi sekitar pukul 04.30 WIB dan berdampak pada:

​Kecamatan Setia Bakti: Di Gampong Lhok Bot, sebanyak 147 Kepala Keluarga (KK) atau 488 jiwa terdampak banjir.
​Kecamatan Krueng Sabee: Di Gampong Curek, air menggenangi badan jalan hingga sulit dilalui kendaraan roda dua.
​Kecamatan Darul Hikmah: Di Gampong Suak Beukah, 41 KK atau 52 jiwa terdampak dengan kondisi serupa, di mana genangan air cukup tinggi.

​Akibat terdampak langsung bencana, Sekolah SD Negeri 2 Setia Bakti terpaksa meliburkan sementara aktivitas belajar-mengajar karena sekolah tergenang air.

​Respon Cepat Pemerintah Daerah
​Bupati Aceh Jaya, Safwandi, S.Sos., M.A.P., mengatakan Pemerintah daerah telah menginstruksikan seluruh instansi terkait untuk segera turun ke lapangan guna memastikan keselamatan masyarakat dan mempercepat penanganan dampak banjir.

​“Fokus utama kita adalah keselamatan warga, pendataan kebutuhan mendesak, serta memastikan akses jalan dan fasilitas publik segera pulih,” ujar Safwandi di Calang, Selasa (4/11/2025).

​Imbauan dan Rencana Jangka Panjang
​Mengingat cuaca di wilayah Aceh Jaya pada Selasa siang masih dilaporkan mendung dan berpotensi turun hujan kembali—yang dapat memperluas area genangan—Pemkab mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mengutamakan keselamatan diri serta keluarga.

​Bupati Safwandi juga menegaskan komitmen Pemkab untuk solusi jangka panjang. “Dalam jangka panjang, kita akan mendorong penguatan infrastruktur pengendalian banjir agar masyarakat lebih terlindungi dan kejadian serupa tidak terus berulang,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *