Berita  

WASPADAI BERITA HOAX: Biaya Lapak PKL PKAB HUT ke-437 Meulaboh Dikelola Gampong, Bukan Pungutan Pemda

Sidikpolisinews.id MEULABOH – Isu mengenai dugaan pungutan liar (pungli) terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) selama acara Pekan Kebudayaan Aceh Barat (PKAB) dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-437 Kota

Meulaboh santer beredar. Namun, informasi tersebut ditepis keras oleh pihak terkait, yang memastikan bahwa biaya yang dikenakan kepada PKL adalah hasil kesepakatan rapat dan sepenuhnya dikelola oleh tiga Gampong (desa) di sekitar lokasi acara.

​Narasumber utama, Zulkifli, menjelaskan bahwa biaya lapak yang dipatok sebesar Rp 1.000.000 (Satu Juta Rupiah) untuk lapak dengan ukuran sekitar 2 meter, telah melalui proses rapat panitia kabupaten bersama panitia Gampong. Biaya ini berlaku sejak awal acara PKAB HUT ke-437 Meulaboh hingga selesainya kegiatan.

​”Terkait pengutan biaya lapak PKL itu sudah ditentukan dalam rapat panitia kabupaten bersama panitia Gampong. Di mana, uang lapak itu tiga Gampong dengan sadar biaya yang sudah ditentukan,” ujar Zulkifli.

​Ia menekankan bahwa penetapan biaya ini bertujuan positif dan sangat membantu masyarakat, terutama PKL, untuk mendapatkan tempat berjualan yang terorganisir selama perayaan HUT Kota Meulaboh.

​Bukan Pungutan Pemda, Sepenuhnya untuk Gampong
​Zulkifli juga menegaskan untuk meluruskan informasi yang salah di masyarakat. Ia menjamin bahwa tidak ada pungutan biaya yang bersifat sebagai pendapatan Pemerintah Daerah (Pemda).

​”Yang kedua, tidak ada pengutan yang sifatnya diberikan Pemda. Ini sepenuhnya dikelola oleh Gampong untuk pendapatan Gampong, keamanan, dan juga kenyamanan selama di acara, yang dijaga khusus oleh seluruh masyarakat tiga Gampong,” tegasnya.

​Pernyataan ini sekaligus mengklarifikasi bahwa dana dari retribusi lapak tersebut dialokasikan kembali untuk kepentingan, keamanan, dan pengelolaan acara yang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat tiga Gampong, menjamin kelancaran dan ketertiban selama PKAB berlangsung.

​Masyarakat dan khususnya PKL diimbau untuk mewaspadai berita hoax atau informasi yang tidak benar terkait biaya lapak ini, dan merujuk pada keterangan resmi dari panitia serta narasumber yang berwenang. PKAB HUT ke-437 Meulaboh diharapkan dapat menjadi momentum positif yang menggerakkan ekonomi lokal tanpa diwarnai isu-isu negatif. Editing: udinjazz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *