Cikarang bekasi-sidikpolisinews Sempat di beritakan media beberapa media online bulan lalu , adanya kegiatan Normalisasi sungai Srengseng Hilir yang terhenti akibat Bangli yang berdiri di Garis sepadan sungai Srengseng Hilir tidak mau di Bongkar, meskipun sudah di berikan surat edaran dan beberapa kali di Demo oleh warga .
karena Bangli tersebut di Duga menjadi penyebab tidak maksimalnya kegiatan Normalisasi sungai Srengseng Hilir dan airnya kerap meluap sehingga menyebab kan banjir di. Bungur Desa Sukamulya dan kampung srengseng jaya Desa sukadarma kecamatan Sukatani kabupaten Bekasi Jawa Barat.
Masa dari Tiga Desa yang ada di kecamatan Sukatani pada hari ini Jumat 29 Agustus 2025 kembali Menggrudug Bangli yang masih berdiri kokoh di atas Garis sepadan sungai Srengseng Hilir, sorak Sorai warga Masyarakat tak terkendalikan. Akibat sudah lelah karena tempqt tinggalnya selalu kebanjiran akibat luapan sungai
Aksi masa akhirnya dapat di Reda oleh Muspika Sukatani, dengan hadirnya camat Sukatani ,Kapolsek serta anggota pol PP kecamatan Sukatani di bantu personil muspika kecamatan Sukatani Bimaspol dan Babinsa setempat.
Akhirnya perwakilan pihak keluarga pemilik Bangli membuat surat pernyataan untuk siap di lakukan Pembongkaran Bangunan berupa Musholla.
Warga pun akhirnya membubar kan diri dari lokasi Bangli yang berlokasi di kampung Bungur Desa Sukamulya kecamatan Sukatani.
Untuk di ketahui sungai Srengseng Hilir sedang ada kegiatan Normalisasi yang dimulai dari Pitu air cbl sampai dengan Penombo Muaragembong dan proyek normalisasi sungai tersebut bersumber dari kementrian pekerjaan umum untuk ketahanan pangan fi wilayah Utara kabupaten Bekasi
(Enoh Suherman)















