Sidikpolisinews.id Meulaboh-Ketua Pelaksana Organizing Committee (OC) Konferensi Cabang (KONFERCAB-XIV) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Meulaboh Tria Marliani menjelaskan kronologis Konfercab HMI Meulaboh yang dilaksanakan pada 21 Februari 2025 di Taman Pancasila Kuta Padang Aceh Barat. Menurut pengakuan Tria sebagai Ketua Panitia KONFERCAB HMI MEULABOH Ke-XIV bahwa panitia hanya melaksanakan satu forum Konferensi yaitu di Taman Pancasila Kuta Padang pukul 20:30 S.d Selesai dengan ketua Terpilih Sdr. Marza Khadarus Madi.
“Iya benar Konfercab sudah selesai di Balai pertemuan Taman Pancasila Kuta Padang, artinya panitia tidak pernah melaksanakan dua forum dan ketua sah yang terpilih pada saat itu adalah saudara Marza Khadarus Madi”.
Tria juga menjelaskan bahwa adanya forum tandingan yang dilakukan oleh salah satu kandidat sehingga terjadi dualisme kepemimpinan di HMI Meulaboh.
“Saya juga terkejut mendengar bahwa saudara Anwar Effendi itu melaksanakan Forum Konferensi di Sekretariat HMI, padahal kita tidak pernah melaksanakan konferensi disana”.
Tria Marliani menjelaskan bahwa semua mekanisme Konferensi sudah dilakukan sesuai aturan main di organisasi mulai dari pleno dua, verifikasi berkas kandidat, di bukanya forum Konferensi sampai terpilih nya Formature baru. Ia berharap PB-HMI jangan terlalu politis karna ini proses pengkaderan di HMI tapi harus senantiasa berada pada sisi kebenaran, menurutnya sikap politis itu sifatnya sementara tapi kebenaran akan terus kekal dan tidak lekang oleh waktu.
“Panitia sudah laksanakan Konferensi sesuai aturan main, saudara Marza yang terpilih Sah secara konstitusi dan sekarang muncul isu bahwa PB HMI dipaksakan untuk mengesahkan ketua yang tidak terpilih dalam forum konferensi, saya fikir itu paradoks bertentangan dengan hasil ketetepan Forum, sedangkan PB HMI itu tidak tau menau kondisi di lapangan. Sangat disayangkan karna telah mencinderai nilai-nilai kebenaran yang selama HMI ajari”.
Tria berharap jangan sampai keputusan PB-HMI yang terlalu politis ini akan berdampak bagi pengkaderan HMI sehingga HMI Meulaboh akan Vakum di kemudian hari baik dari pergerakan, keilmuan dan juga agenda-agenda sosialnya. Maka dari itu kami pelaksana konfercab yang ke 14 hmi cabang meulaboh mendesak PB hmi untuk segera megesahkan formature marza khadarus madi sebagai ketua umum hmi cabang meulaboh periode 2025-2026.
“Kalau kita lihat Dampaknya besar, berujung pada vakumnya pengkaderan HMI. Karna kader udah engga percaya lagi dengan ikhtiar dan nilai perjuangan. Karna muaranya tergantung siapa paling dekat dan siapa yang punya lobby kuat”
Maka dari itu kami Panitia Pelaksana konferensi ke 14 Hmi cabang meulaboh mendesak PB HMI dalam hal ini Bidang PAO untuk segera mengesahkan formature terpilih hmi cabang meulaboh yang terpilih secara konstitusi dan juga untuk segera mengeluarkan SK Pengurus HMI Cabang Meulaboh periode 2025-2026, Agar Pengkaderan dan Regenerasi kepemimpinan di Hmi Meulaboh berjalan kembali seperti biasanya,
Demikianlah, kami berharap PB HMI akan terus menjadi gerbang terakhir dalam menjaga konstitusi di HMI ini, agar Hmi ini tidak dirusak oleh orang orang ingin dapat keuntungan pribadi di Hmi ini, Tutup Tria, Ketua Pelaksanaan Konferensi ke 14 Hmi Meulaboh















