Monumen Perjuangan Diresmikan, Girimulyo Kukuhkan Warisan Sejarah Transmigrasi
Nabire, papua Tengah — bersejarah bagi warga Girimulyo, Kabupaten Nabire, dengan diresmikannya Monumen Perintis sebagai penghormatan atas jasa para sesepuh dan perintis transmigran yang pertama kali membuka wilayah tersebut. Peresmian berlangsung meriah, disemarakkan oleh kesenian Barongan Turonggo Singgo Joyo.
Hadir dalam acara tersebut Bupati Nabire beserta jajaran, tokoh masyarakat, serta warga Girimulyo. Suasana khidmat terasa saat Bupati memotong tumpeng dan secara simbolis menyuapi salah satu sesepuh sebagai lambang penghormatan dan kekeluargaan.
Rangkaian acara dimulai dengan doa yang dipimpin oleh K. Ichsan Abdul Haman, kemudian laporan dari Ketua Panitia, H. Puryono, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas dukungan terselenggaranya kegiatan ini.
Para sesepuh Girimulyo—M. Jafar, Marnin, dan H. M. Salam—menyampaikan pesan haru yang menggugah hadirin. Mereka mengingatkan pentingnya mengenang perjuangan membuka hutan Cirimulyo, serta berpesan kepada generasi muda agar menjaga persatuan dan menghargai sejarah.
Dalam momen ini, juga diulas sejarah kedatangan para perintis ke Nabire:
Gelombang pertama: 18 Februari 1972, sebanyak 25 KK (15 dari Wonosari, 10 dari Grobogan).
Gelombang kedua: Januari 1973, sebanyak 50 KK (40 dari Grobogan, 10 dari Boyolali).
Total perintis: 75 KK atau 150 jiwa. Saat ini, tersisa 23 orang perintis (8 laki-laki dan 15 perempuan). Para sesepuh mendoakan rekan seperjuangan yang telah wafat agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Sambutan dari Lurah Girimulyo, Bupati, dan Wakil Bupati Nabire turut menguatkan makna peresmian monumen ini. Puncaknya adalah peresmian Monumen Perintis yang ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati.
Sebagai kejutan, warga juga merayakan ulang tahun ke-45 Bupati Nabire yang jatuh pada 5 Mei lalu. Momen ini menambah suasana hangat dan penuh kekeluargaan di tengah peringatan bersejarah tersebut.
Peresmian Monumen Perintis menjadi tonggak penting dalam memperkuat ingatan kolektif warga Girimulyo, sekaligus mengukuhkan semangat persatuan dan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para perintis._Arief Aw-















